MASA DEPAN REUNIFIKASI KOREA (Dinamika Hubungan Korea Utara-Korea Selatan dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Keamanan di Kawasan Asia Timur Pasca Perang Dingin)

  • Mega Aldikawati
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## http://dx.doi.org/10.52447/polinter.v1i1.63

Sari

Dinamika hubungan Korut dan Korsel mempengaruhi konstatasi dan konstelasi politik, termasuk stabilitas keamanan di kawasan Asia Timur.Kedua Korea melakukan interaksi dan kerjasama dengan Jepang, Cina, Amerika, dan Rusia yang mempunyai keterkaitan dengan pecahnya Korea menjadi dua pada masa Perang Dingin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka untuk menganalisa dinamika hubungan antar-Korea serta prospek dan masa depan reunifikasi Korea. Masa depan reunifikasi Korea tidak hanya dipengaruhi oleh kedua Korea, namun juga dipengaruhi oleh politik luar negeri Jepang, Cina, Amerika, dan Rusia terhadap Semenanjung Korea. Dalam tingkat internal, regional, dan global, skenario ‘Unification by Consensus’ atau reunifikasi dengan ‘konsensus’ dapat mewujudkan reunifikasi damai.
Diterbitkan
Jun 20, 2015
##submission.howToCite##
ALDIKAWATI, Mega. MASA DEPAN REUNIFIKASI KOREA (Dinamika Hubungan Korea Utara-Korea Selatan dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Keamanan di Kawasan Asia Timur Pasca Perang Dingin). Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 33-61, juni 2015. ISSN 2460-0903. Tersedia pada: <https://ojs3.binainsancerdas.com/index.php/polhi/article/view/63>. Tanggal Akses: 13 apr. 2026 doi: http://dx.doi.org/10.52447/polinter.v1i1.63.
Bagian
Penelitian

Kata Kunci

Kepentingan Nasional, Keamanan Regional, Asia Timur, Konflik, Reunifikasi Korea