DEMOKRASI TERPIMPIN DALAM PEMIKIRAN DAN PRAKTIK POLITIK

  • Anwar Ilmar Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## http://dx.doi.org/10.52447/polinter.v4i1.1276

Sari

Artikel ini hendak mengulas tentang demokrasi terpimpin sebagai salah satu varian demokrasi yang berkembang di Indonesia. Demokrasi terpimpin merupakan konsep pemikiran politik Sukarno sebagai antitesis dari demokrasi yang berkembang di Barat. Dalam pemikiran politik Sukarno, wacana demokrasi memang relevan dengan kultur masyarakat Indonesia yang bermusyawarah. Meski demikian, praktik demokrasi di negara-negara Barat dianggap Sukarno memiliki cacat struktural. Demokrasi ala Barat dianggap hanya menjamin kebebasan politik, namun tetap memberikan dukungan ideologis pada penindasan ekonomi. Oleh karena itu, Sukarno merumuskan gagasan tentang sosio-demokrasi, yaitu demokrasi ekonomi dan demokrasi politik. Di kemudian hari, gagasan tersebut kembali diformulasikan sebagai model kekuasaan negara yang dinamakannya sebagai Demokrasi Terpimpin. Dalam ekonomi, konsep ini disebut ekonomi terpimpin. Pada praktiknya, kedua konsep tersebut ternyata justru menjauh dari gambaran ideal pemikiran politik Sukarno untuk mewujudkan kesejahteraan sosial, karena konfigurasi politik demokrasi terpimpin tak mampu lagi menyeimbangkan kekuatan-kekuatan politik yang saling bersaing.

Diterbitkan
Des 2, 2018
##submission.howToCite##
ILMAR, Anwar. DEMOKRASI TERPIMPIN DALAM PEMIKIRAN DAN PRAKTIK POLITIK. Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 21-36, des. 2018. ISSN 2460-0903. Tersedia pada: <https://ojs3.binainsancerdas.com/index.php/polhi/article/view/1276>. Tanggal Akses: 15 apr. 2026 doi: http://dx.doi.org/10.52447/polinter.v4i1.1276.
Bagian
Penelitian

Kata Kunci

demokrasi terpimpin, ekonomi terpimpin, Sukarno