Relevansi Sistem Pertahanan Negara (Sishanneg) dengan Konsep Keamanan Nasional terkait Ancaman Disintegrasi Bangsa di Papua

  • Jerry Indrawan Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Paramadina
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## http://dx.doi.org/10.52447/polinter.v1i1.10

Sari

Tulisan ini membahas mengenai relevansi sistem pertahanan negara dengan konsep keamanan nasional yang terkait dengan ancaman disintegrasi bangsa di Papua. Dalam hal ini penyelenggaraan sistem pertahanan negara tidak hanya dimaksudkan untuk menghadapi ancaman militer, tetapi juga konflik dari dalam. Soal-soal kesetaraan, pemenuhan hak asasi manusia, mutual agreement, dan dialog menjadi garda terdepan dalam upaya-upaya meresolusi konflik Papua. Penelitian ini intinya menjelaskan bahwa demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka konsep conflict resolution in terms of mencegah disintegrasi Papua menjadi sangat penting.
Diterbitkan
Apr 6, 2016
##submission.howToCite##
INDRAWAN, Jerry. Relevansi Sistem Pertahanan Negara (Sishanneg) dengan Konsep Keamanan Nasional terkait Ancaman Disintegrasi Bangsa di Papua. Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 84-96, apr. 2016. ISSN 2460-0903. Tersedia pada: <https://ojs3.binainsancerdas.com/index.php/polhi/article/view/10>. Tanggal Akses: 13 apr. 2026 doi: http://dx.doi.org/10.52447/polinter.v1i1.10.
Bagian
Penelitian

Kata Kunci

pertahanan negara; kemanan nasional; resolusi konflik