Sosialisasi Dan Konseling Penyakit Hipertensi Beserta Komplikasinya Di Desa Jayaraharja, Sukajaya, Bogor

  • Sogandi Sogandi Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Ayu Indah Kurniasari Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Rizki Afriandi Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Irma Nofianti Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Ibnu Zulfiqar Umawaitina Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Sari Ning Ayu Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Salsa Fadhilla Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Lisa Nur Fitriah Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Nomi Nosari Malau Program Studi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak diderita masyarakat. Hipertensi sering disebut juga sebagai silent killer karena gejalanya sering tanpa ada keluhan. Biasanya, penderita tidak menyadari kalau dirinya mengidap hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemberian sosialisasi dan layanan konsultasi dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi diantaranya dengan cara meningkatkan promosi kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan perilaku CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres). Metode yang digunakan oleh tim pengabdian meliputi sosialisasi, pemeriksaan kesehatan, konseling dan pengisian angket. Seluruh kegiatan ini dibantu oleh mahasiswa dan perangkat desa. Hasil yang dicapai pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan dampak positif terhadap masyarakat, yaitu pengetahuan tentang kesadaran terhadap penyakit Hipertensi, masyarakat antusias menerima sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan yang terlihat berdasarkan data 89% peserta meyatakan sangat tertarik dan antusias dengan kegiatan ini.

Published
Jun 11, 2021
How to Cite
SOGANDI, Sogandi et al. Sosialisasi Dan Konseling Penyakit Hipertensi Beserta Komplikasinya Di Desa Jayaraharja, Sukajaya, Bogor. BERDIKARI, [S.l.], v. 3, n. 2, june 2021. ISSN 2503-3719. Available at: <https://ojs3.binainsancerdas.com/index.php/berdikari/article/view/4556>. Date accessed: 13 apr. 2026. doi: http://dx.doi.org/10.52447/berdikari.v3i2.4556.