PEMANTAUAN TERAPI OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA

  • Ritha Widya Pertiwi Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Abstract

Hipertensi dikenal secara luas sebagai penyakit kardiovaskular. Diperkirakan telah menyebabkan 4.5% dari beban penyakit secara global, dan prevalensinya hampir sama besar di negara berkembang maupun di negara maju. Pemantauan terapi obat pada pasien Hipertensi di RS UKI telah ditemukan 2 interaksi obat. 2 Interaksi obat antara lain penggunaan obat Miniaspi dengan Amlodipin, dimana kedua obat dapat  dapat meningkatkan tekanan darah. Penggunaan Amlodipin dengan Simvastatin, dimana kedua obat dapat  dapat meningkatkan tingkat/kadar simvastatin dalam darah. Pasien diberikan konseling sebaiknya miniaspi disarankan diberikan pada siang hari setelah makan, amlodipin diberikan pada  pagi hari setelah makan dan simvastatin diberikan pada  sore hari setelah makan. Pasien dianjurkan menjaga gaya hidup sehat terkait hipertensi, seperti olahraga terapi, mengurangi berat badan, serta tidak merokok. Interaksi obat tersebut harus dilakukan diskusi dengan dokter yang bersangkutan.
Published
Apr 22, 2021
How to Cite
PERTIWI, Ritha Widya. PEMANTAUAN TERAPI OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA. SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 51-57, apr. 2021. ISSN 2502-8413. Available at: <https://ojs3.binainsancerdas.com/index.php/SCPIJ/article/view/894>. Date accessed: 11 apr. 2026. doi: http://dx.doi.org/10.52447/scpij.v2i1.894.
Section
Articles

Keywords

Hipertensi, Antihipertensi, Pemantauan terapi obat