EVALUASI PEMANTAUAN TERAPI OBAT PADA PASIEN ASCITES + CKD + HD ON TREATMENT DI RUMAH SAKIT “X”

  • nuralang nuralang Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Diana Laila Ramatillah UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Abstract

Abstrak

CKD atau  disebut juga dengan gagal ginjal kronik merupakan kehilangan fungsi ginjal progresif, yang terjadi berbulanbulan sampai bertahun-tahun, yang di karakterisasi dengan perubahan struktur normal ginjal secara bertahap. Penyebab gagal ginjal kronik paling banyak di Indonesia adalah hipertensi (34 %), nefropati diabetika (27 %), dan glomerulopati primer (14 %). Selain itu penggunaan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan gangguan terhadap fungsi ginjal, diantaranya adalah  penggunaan obat-obat antihipertensi, antibiotik dan AINS pada penderita pnyakit ginjal yang pada akhirnya berisiko tinggi mendapatkan Drug Related Problems (DRPs). Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahu evaluasi dan mengidentifikasi DRPs pemantauan terapi obat pada pasien gagal ginjal kronik. Metode yang dilakukan secara univariat dengan cara analisa profil pengobatan pasien sesuai dengan DRPs. Dari hasil studi kasus diperoleh kesimpulan bahwa terapi pengobatan yang diterima oleh pasien, masih terdapat beberapa penggunaan obat yang tidak rasional, khususnya pada lama terapi pengobatan selain itu juga terdapat beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan interkasi apabila digunakan secara bersamaan.

 

 

Published
Jul 19, 2021
How to Cite
NURALANG, nuralang; RAMATILLAH, Diana Laila. EVALUASI PEMANTAUAN TERAPI OBAT PADA PASIEN ASCITES + CKD + HD ON TREATMENT DI RUMAH SAKIT “X”. SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 16-20, july 2021. ISSN 2502-8413. Available at: <https://ojs3.binainsancerdas.com/index.php/SCPIJ/article/view/4628>. Date accessed: 07 apr. 2026. doi: http://dx.doi.org/10.52447/scpij.v6i1.4628.
Section
Case Report

Keywords

DRPs; Gagal Ginjal Kronik