PEMANTAUAN TERAPI OBAT PADA PASIEN MENINGITIS TUBERKULOSIS, BRONKOPNEUMONIA, DAN SEPSIS DI RUANG INTENSIF CORONARY CARE UNIT RUMAH SAKIT X

  • Lydia Margaretha Manalu Fakultas Farmasi UTA 45 Jakarta
  • Ulvi Nur Rista Fakultas Farmasi UTA 45 Jakarta

Abstract

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang diakibatkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Gejala utama TBC adalah batuk berdahak selama 2-3 minggu atau lebih yang tidak jelas penyebabnya. Meningitis tuberkulosis merupakan peradangan pada selaput otak yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium Tuberculosa. Penyakit ini merupakan salah satu bentuk komplikasi yang sering muncul pada penyakit paru . Bronkopneumonia  merupakan suatu kombinasi dari penyebaran pneumonia lobular atau adanya infiltrat pada sebagian area pada kedua lapangan atau bidang paru dan sekitar bronchi . Sepsis adalah kondisi dimana bakteri menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah dengan kondisi infeksi yang sangat berat, bisa menyebabkan organ-organ tubuh gagal berfungsi dan berujung pada kematian . Drug Related Problem (DRP) pada pasien ini adalah pemberian dosis obat yang tidak tepat.

 

Published
Apr 29, 2021
How to Cite
MANALU, Lydia Margaretha; RISTA, Ulvi Nur. PEMANTAUAN TERAPI OBAT PADA PASIEN MENINGITIS TUBERKULOSIS, BRONKOPNEUMONIA, DAN SEPSIS DI RUANG INTENSIF CORONARY CARE UNIT RUMAH SAKIT X. SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 8-11, apr. 2021. ISSN 2502-8413. Available at: <https://ojs3.binainsancerdas.com/index.php/SCPIJ/article/view/3744>. Date accessed: 11 apr. 2026. doi: http://dx.doi.org/10.52447/scpij.v5i2.3744.
Section
Case Report

Keywords

Meningitis TB; Bronkopneuomonia; Sepsis