ANALISIS SISTEM PENTANAHAN JARINGAN GARDU INDUK 150 KV PT BEKASI POWER CIKARANG

Abstract

Sistem pentanahan merupakan salah satu bentuk sistem proteksi terintegrasi ketenagalistrikan dari gangguan yang dapat membuat kerusakan pada peralatan listrik sehingga berakibat pada putusnya kontinuitas pelayanan daya ke konsumen. Tulisan ini memaparkan hasil analisis dari penelitian terhadap sistem pentanahan elektroda batang jaringan gardu induk 150 KV di PT Bekasi Power Cikarang. Eksperimen dilakukan dengan mengukur nilai tahanan kaki menara dengan menggunakan alat digital earth tester. Rangka-rangka menara dihubungkan dengan sistem pentanahan grid yang ditambah dengan satu batang elektroda. Nilai aktual pentanahan yang diperoleh dari pengukuran adalah 1.21 Ω (maksimal) dan 1.13 Ω (minimal). Nilai pentanahan yang diperoleh tersebut masih dalam rekomendasi SNI 04-0225-2000, “Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000” yang disingkat dengan PUIL 2000. Kesimpulannya, semakin kecil nilai pentanahan yang diperoleh maka semakin baik sistem pentanahan dan proteksinya.

Published
Aug 31, 2019
How to Cite
SIMATUPANG, Joni Welman; RIYANTO, Agus. ANALISIS SISTEM PENTANAHAN JARINGAN GARDU INDUK 150 KV PT BEKASI POWER CIKARANG. Jurnal Kajian Teknik Elektro, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 58-71, aug. 2019. ISSN 2502-8464. Available at: <https://ojs3.binainsancerdas.com/index.php/JKTE/article/view/1409>. Date accessed: 13 apr. 2026. doi: http://dx.doi.org/10.52447/jkte.v4i1.1409.

Keywords

Sistem proteksi, Elektroda batang, Sistem pentanahan, Gardu induk, Tahanan jenis tanah